IRAMA MUSIK DANGDUT YANG BERDENDANG MEMBUAT BADAN IKUTAN BERGOYANG
Malam minggu kemarin ba’da
isya, gua datang ke acara nikahan temen gua. Sebetulnya ini adalah perayaan
kedua setelah perayaan yang pertama di tempat kediaman istri temen gua. Waktu
itu sebenarnya orang yang datang tidak terlalu ramai karena mungkin gua bersama
rombongan gua dateng di jam segitu, acara di mulai dari pagi hingga malam. Jujur
sebetulnya gua gak mau dateng karena males dan hanya ingin mengirimkan amplop
lewat via transfer. Sampai akhirnya gua di jemput paksa oleh temen gua, dan ya
gua pun dateng.
Kami sampai lebih dulu di
sana, menunggu beberapa saat agar bisa ikut bersama rombongan lain. Setelah itu
kami kondangan, seperti orang kondangan pada umumnya, makan prasmanan, berfoto,
dan memberi amplop. Sedikit bercerita teman gua yang mengundang gua itu kami
dulu bersekolah di satu sekolah yang sama, kami akrab karena punya guru kebal
yang sama. Memang daerah tempat tinggal temen gua terkenal sekali dengan
mistiknya, mungkin kalian sering mendengar cerita orang yang kebal bacok, di
bacok ngebul, atau lainnya. Beberapa orang yang memiliki keahlian seperti itu
bermukim di kampung tempat temen gua tinggal.
Di luar ekspektasi gua,
ternyata teman gua juga menyewa dangdut untuk memeriahkan acara pernikahannya
dengan tiga biduan cantik dan seksi seperti biduan pada umumnya. Gua inget dulu
dia pernah bilang misal suatu saat dia menikah dia akan membuat acara
mengundang biduan dangdut, dan sekarang cita-citanya sudah terwujud,
keren. Tapi lu tahu gak? Menurut Wikipedia Dangdut merupakan salah satu
dari genre musik populer tradisional asal Indonesia hasil dari perpaduan musik
dari film India dengan Melayu dan music Rock dari barat dan salah satu orang
yang mempopulerkan lagu dangdut di Indonesia adalah Rhoma Irama yang
terkenal dengan julukan sang raja dangdut.
Biasanya dangdut selalu
di kaitkan dengan hiburan para orang tua, meskipun tak jarang anak muda ada
juga yang menyukainya. Hiburan seperti dangdut biasanya juga sering di
temui saat acara pernikahan atau konser kecil-kecilan. Setiap genre punya
penikmatnya masing-masing, karena tidak semua genre lagu nyaman di telinga
setiap orang, beberapa orang ada yang hanya suka genre musik Rock, Pop, atau
Metal. Meskipun dangdut tidak sepopuler genre musik lain, namun irama
dangdut yang berdendang mampu membuat badan ikutan bergoyang.
Untungnya gua tinggal di
lingkungan yang sangat menyukai lagu dangdut, awalnya gua sangat tidak
menyukainya karena merasa musik dangdut kurang keren sampai akhirnya gua
menyadari satu hal yaitu setiap genre memiliki sisi kerennya tersendiri. Contohnya
dangdut, di satu sisi dangdut terlihat sangat kampungan padahal di sisi
lainnya dangdut masuk dalam genre musik internasional, bahkan banyak
orang dari negara lain menjadikan musik dangdut sebagai inspirasi
mereka.
Dangdut
terkenal dengan ciri khas goyangannya, gerakan badan yang meliuk-liuk seperti
ular sawah menambah keunikan dari dangdut itu sendiri. Pernah gak lu
denger nama penyanyi dangdut terkenal, Inul Daratista. Namanya sudah
malang melintang di dunia perdangdutan dengan ciri khas goyangan miliknya yaitu
goyang ngebor. Bukan hanya Inul Daratista saja yang memiliki goyang tersendiri,
Dewi Persik pun juga sama, ada juga Cita citata yang memiliki goyang dumang dan
masih banyak lainnya.
Sebelum tiktok seterkenal
sekarang dengan berbagai macam nama-nama goyangan unik yang di lakukan
orang-orang. Inul, Dewi Persik, dan Cita citata sudah lebih dahulu mengeluarkan
goyangan dan gerakan-gerakan unik milik mereka sendiri. Musik dangdut sendiri
pernah hampir di kecam oleh masyarakat karena aksi panggung yang di lakukan
oleh para penyanyinya saat sedang di sawer, juga baju dan pernak pernik yang di
pakai para biduan yang mampu membangkitkan gairah kaum adam.
Masyarakat berasumsi jika hal
itu berlanjut dapat merendahkan derajat kaum Perempuan karena mempertontonkan
pornografi secara tidak langsung. Padahal sisi estetik dari musik dangdut
ada pada biduan dengan segala pakaian dan pernak perniknya selain dari irama
musik dangdut yang berdendang yang mampu membuat badan ikut bergoyang. Setiap
orang memiliki cara tersendiri untuk berekspresi, masyarakat berhak
mengomentari sama halnya dengan kita yang berhak untuk berekspresi.

Komentar
Posting Komentar