Postingan

Menampilkan postingan dengan label Artikel

SIAPA DALANG DI BALIK PENYIRAMAN AIR KERAS KEPADA AKTIVIS KONTRAS "ANDRI YUNUS"?

Gambar
  Sumber :  surabaya.tribunnews.com       Ramadahan dua bulan lalu, masyarakat kembali dikejutkan oleh aksi penyiraman air keras kepada aktivis kontraS “Andri Yunus” yang mana terekam jelas lewat CCTV .   Kejadian ini bukan sekedar tindak kriminal biasa melainkan sebuah serangan terencana yang menargetkan simbol perjuangan hak asasi manusia di Indonesia. Luka bakar yang mencapai 20% di sekujur tubuh bagian kanan dan trauma mata tingkat tiga yang dialami Andri menjadi bukti nyata kebiadaban serangan ini.     Namun, di balik fakta luka fisik tersebut, muncul pertanyaan besar yang menggantung di benak publik. Siapa sebenarnya dalang di balik aksi ini?. Karena meskipun empat anggota TNI dari Badan Intellijen Strategis (BAIS) dengan inisial NP, SL, BHW, dan ES telah ditetapkan sebagai tersangka, identitas eksekutor lapangan hanyalah puncak dari festival pembungkaman.     Dalam forum diskusi di Indonesia Lawyers Club (ILC)...

FENOMENA "DIKIT-DIKIT LAPOR" YANG ADA DI INDONESIA

Gambar
  Sumber :  https://youtu.be/g6wkv00IVak? si=jc1tp-2VN-AXJhM6       Fenomena “Dikit-dikit lapor” kembali ramai diperbincangkan banyak media, kali ini terjadi karena seorang akademisi atau pakar hukum yang menerima laporan pidana pemicunya menurut pengamatan saya karena kritiknya terkait Swasembada Beras yang menyanggah argument Ahmad Alimuddin yang membicarakan Swasembada Pangan dalam acara forum diskusi “Rakyat Bersuara”. Namun, menurut beberapa media seperti Pontas.Id, laporan tersebut dikarenakan pernyataan Feri dalam berbagai forum termasuk dalam acara “Halal Bihalal Pengamat” pada 31 Maret 2026 serta sejumlah program televisi nasional. Dalam laporannya Feri Amsari dianggap membuat “Narasi Menyesatkan” sehingga ia dipanggil ke Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan supaya laporannya bisa lanjut ke langkah berikutnya.     Laporan tersebut dibuat oleh Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tani Nusantara, Itho Simamora dan sudah teregister dengan n...

MAY DAY: PERJUANGAN ITU TENTANG PERLAWANAN BUKAN PERAYAAN

Gambar
  Sumber :   Buruh Demo Tuntut Kenaikan UMP 2026 Besok, Ini Jadwal dan Lokasinya Dari zaman Yunani kuno hingga terbentuknya demokrasi, arti perjuangan itu harusnya tentang perlawanan melawan sistem yang monarki dan tidak adil namun entah kenapa seiring berjalannya waktu definisinya bergeser. Perjuangan bukan lagi tentang melawan sistem yang monarki dan tidak adil melainkan merayakan sistem yang hampir menuju monarki dan adil secara tidak merata. Lagi-lagi yang di khawatirkan terjadi, ketika yang paling berkuasa berhasil menarik simpati dengan janji-janji yang belum tentu bisa di tepati, orang-orang sudah mulai tidak peduli lagi  dengan jaminan sosial status terendah pekerja selama mulut mereka penuh dan perut mereka kenyang. Tahun lalu, peringatan hari buruh pun dirayakan dengan pesta dan wajah-wajah yang penuh kebahagiaan, dengan panggung megah yang dimeriahkan beberapa selebriti yang biasa dilihat dengan handphone, dengan pidato yapping sang penguasa yang hanya di menge...

Review Film Mickey 17 : Fiksi ilmiah satir yang mengeksplorasi budaya Kapitalisme, Kolonialisme, dan Eksploitasi secara berlebihan

Gambar
  Sumber : allocine.fr Apa film yang membuat kamu tidak bisa berpaling dari film tersebut? Seolah-olah kamu sudah masuk ke dalam film tersebut dan menjadi salah satu pemain dalam film tersebut. Mickey 17 adalah salah satu film yang membuat saya menjadi seperti itu, saking terbawa suasananya dengan film tersebut saya sampai merasa menjadi tokoh utama di film tersebut. Film ini bergenre fiksi ilmiah yang bercerita tentang seorang lelaki yang memiliki hutang pinjol namun ia tidak dapat membayarnya hingga akhirnya dia di cari-cari oleh rentenir dan di ancam ingin di bunuh. Hingga akhirnya ia menemukan program baru yang di buat oleh calon menteri gagal, program tersebut merupakan perjalanan untuk mengeksplorasi luar angkasa, menemukan planet baru untuk di tinggali oleh umat manusia.  Lelaki tersebut di pekerjakan menjadi expandables oleh tim luar angkasa dengan tugas paling berat di antara pekerja lainnya. Tim luar angkasa tersebut berhasil menciptakan mesin yang bisa mengkloning m...

BUDAYA NEPOTISME MENJADI MANUVER POLITIK DALAM PENUNJANG KARIR DI SEBUAH PABRIK KOTA BEKASI

Gambar
  Sumber : iuwashplus.or.id Bagaimana kabarmu hari ini ? Penuh tekanan atau sudah ada di mode dengan mood bagus dan sudah siap dengan hari yang akan kamu hadapi ? . Menjadi kaum proletar merupakan salah satu cara untuk bertahan dari kehidupan namun untuk naik menjadi kaum elitisi di butuhkan manuver politik dengan pendekatan-pendekatan yang kadang tak masuk di akal sehat .   Seperti contohnya teman saya yang bekerja di sebuah pabrik di Kota Bekasi. Ia merupakan salah satu korban dan pelaku budaya nepotisme dari manuver politik yang di lakukan setiap orang sebagai bentuk penunjang karirnya di tempat kerja . Berbagai macam pendekatan di lakukan baik secara kapital maupun eksistensial , dari yang tadinya saling pinjam uang sampai salin g pinjam nama sebagai landasan penunjang .   Saling curiga sudah jadi habbit antar sesama , skill berbicara jadi tolak ukur lanjut kerja atau switch kar...